Tampilkan postingan dengan label Berita Kandangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Kandangan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 November 2012

Mari kita peduli untuk menjaga lokasi tempat obyek obyek wisata..!

KANDANGAN - Saat liburan seperti kemarin, tiga tempat di Kabupaten Hulu Sungai Selatan masih menjadi primadona pengunjung. Objek wisata tersebut adalah Loksado dengan air Terjun Riam Hanai dan adat istiadat masyarakat desa, serta Wisata Balanting Paring. Desa Haratai dengan objek wisata air terjunnya yang cukup mengasyikan. Serta Objek Wisata Pemandian Air Panas yang ada di Desa Tanuhi Kecamatan Loksado.

Dari pantauan Radar Banjarmasin di lapangan, ketiga tempat tersebut banyak dikunjungi karena memiliki kelebihan dan keistimewaan masing-masing. Jika para pengunjung yang datang dari luar ingin memanjakan diri dengan berendam, maka dapat datang ke Objek Wisata Air Panas Tanuhi. Tapi jika ingin melihat pemandangan yang masih alami, dapat datang ke Desa Haratai dan dapat menikmati air terjunnya yang sejuk.

Bagi yang suka dengan tantangan alam, maka dapat menikmatinya dengan menyewa guide, Bambu Rafting  (Balanting Paring). Perjalanan bisa dimulai dari Desa Loksado hingga Desa Tanuhi dengan jarak tempuh diperkirakan 3 jam perjalanan air. Jika ingin lebih jauh, maka dapat dibicarakan bersama Guide dengan menambah ongkos.

Agar Balanting paring dapat dinikmati dan kebersihan sungai tetap terjamin, maka pengunjung yang datang harus  menyediakan makanan ringan dan kantong sampah yang terbuat dari plastik. Sehingga sisa makanan atau bungkus makanan ringan tidak dibuang ke dalam sungai yang dilalui. Setibanya di tujuan, plastik sampah tersebut dikumpulkan dan diletakkan di darat dengan cara disatukan.

"Meskipun hati senang, namun kebersihan harus tetap terjamin. Sehingga lingkungan yang dikunjungi tetap bersih dan bebas dari sampah," ujar Mulkani salah seorang pengelola balanting paring yang ditemui Radar Banjarmasin.

Diterangkannya, selama ini para pengunjung yang datang banyak yang tidak memperhatikan kebersihan. Sehingga sisa-sisa dari bungkus makanan ringan, sering bertaburan di sana sini. Akibatnya  ratusan kubik sampah terus terbawa arus hingga bertumpuk-tumpuk.

Mulkani juga mengatakan, tidak hanya di daerah Balanting Paring. Tetapi di daerah wisata lainnya, para pengunjung juga kerap membuang sampah sembarangan. Celakanya, di beberapa objek wisata tersebut, tempat sampah tidak disediakan dengan baik. Akibatnya, para pengunjung yang sudah kebiasaan tidak membuang sampah pada tempatnya, semakin seenaknya membuang sampah ke tanah.

Pernyataan senada juga disampaikan oleh Udin warga desa Haratai. Menurutnya para pengunjung yang datang ke objek wisata, banyak yang membuang sampah sembarangan. Sehingga, lokasi wisata kerap bertaburan sampah, padahal pihaknya sudah memberitahuan melalui tulisan dan pengumuman agar sampah jangan dibuang sembarangan.

Udin menambahkan, jika para pengunjung tidak menyadari arti kebersihan, maka usaha untuk menjaga lingkungan objek wisata agar tetap bersih semakin sulit. Oleh sebab itu katanya, diperlukan sebuah kerja sama yang baik. Sehingga, antara pengelola dan pengunjung, dapat sama-sama menikmati keindahan alam yang ditawarkan.

Masih menurut Udin, kunjungan yang paling banyak dilakukan adalah pada musim liburan seperti sekarang ini. Sebab, pada saat musim liburan, banyak kegiatan yang dapat dilakukan dan ditawarkan kepada para pengunjung. Sayangnya, di beberapa objek wisata yang ada di HSS ini, masih banyak yang tidak terkoordinir dengan baik. Akibatnya, untuk tarif masuk dan kebersihan lingkungan susah diprediksi sehingga hasilnya pun tidak dapat diketahui dengan baik. (rif/abj)

read more...

BUPATI MINTA WARGA WASPADA

KANDANGAN - Hujan lebat dan angin kencang beberapa pekan ini membuat sejumlah masyarakat desa dililit kekhawatiran. Pasalnya kondisi cuaca ini, dapat merobohkan puluhan pohon kayu yang besar dan menerbangkan pondok-pondok hunian mereka. Selain itu puluhan tanaman produktif yang mereka miliki juga rusak akibat diterjang angin deras.

Berangkat dari masalah tersebut, Bupati Hulu Sungai Selatan(HSS) Dr H Muhammad Safi'i, meminta masyarakat untuk waspada dan berhati-hati. Sebab, datangnya angin yang kencang dan hujan yang cukup lebat tidak dapat diprediksi apakah bisa menimbulkan bencana atau tidak.

Langkah yang bisa dilakukan, hanyalah kewaspadaan dan lebih berhati-hati selama musim hujan tiba. Sehingga, risiko yang dapat ditimbulkan bisa ditekan sekecil mungkin. Selain meminta masyarakat untuk tetap waspada, bupati juga meminta instansi terkait yang ada di lingkup pemerintahan, untuk memberikan perhatian kepada masyarakat yang khawatir. Karena hujan yang deras dan angin yang kencang tersebut dapat menimbulkan bencana yang tidak diketahui.

"Pihak Penanggulangan Bencana, harus banyak turun ke lapangan dan memberikan perhatian kepada masyarakat agar bisa memberikan keamanan dan ketenangan," ujarnya. Bupati yang dihubungi Radar Banjarmasin ini juga mengatakan, awal memasuki musim hujan, seperti biasa akan diikuti dengan hembusan angin yang kencang. Namun nantinya dapat berangsung-angsur normal, namun pada waktu-waktu tertentu bisa berhembus lagi.

Untuk mewaspadai hal tersebut, diperlukan kejelian petugas dari penanggulangan bencana. Sehingga upaya untuk menekan resiko terjadinya bencana dapat dilakukan dengan baik. Selain itu kerja sama antara masyarakat desa dan aparatur pemerintahan dan petugas, juga dapat membantu menekan kekhawatiran masyarakat.

Ditambahkan bupati, di Kabupaten HSS ada beberapa tempat yang diprediksi rawan bencana, terutama di daerah pegunungan dan rawa sungai. Sedangkan selebihnya, adalah longsor dan Banjir lewatan. Di daerah pegunungan, bisa terjadi di daerah Malinau dan Loksado. Sedangkan daerah lainnya, hanya banjir lintasan yang terjadi. Untuk di daerah Mawangi dan sekitarnya dikhawatirkan terjadinya longsor.

"Semua petugas dan masyarakat harus berhati-hati karena beberapa hari ini hujan kerap turun dengan lebat," ujarnya bupati penuh perhatian. Terpisah, Asmuni Warga Desa Malinau yang dihubungi Radar Banjarmasin mengatakan, tahun-tahun yang lalu, desa mereka kerap terancam banjir lintasan.

Namun, untuk tahun ini tidak ada prediksi air yang naik. Namun, ketika hujan lebat disertai dengan angin yang kencang, ketakutan kerap menghantui penduduk. Untungnya, setelah beberapa hari turun hujan, kekhawatiran masyarakat akan banjir tidak terbukti. Meskipun tidak terbukti katanya, namun debit air sungai meninggi.

Hal tersebut juga menambah ketakutan warga, biasanya dengan naiknya air sungai ini, akan diiringi dengan larutnya puluhan kubik sampah. Jika itu terjadi, maka puluhan kubik sampah hutan akan turut menghiasi sungai dan ujung ujungnya akan menghantam rumah-rumah yang berdiri di samping sungai.

"Kekhawatiran datangnya air hujan dan naiknya air sungai, memang sudah ada. Mudahan tahun ini tidak ada bencana lagi  seperti tahun 2010 yang lalu," ujar Asmuni. (rif/abj)

read more...

Rabu, 14 November 2012

HUJAN DERAS PELAJAR DI DAERAH DAHA SELATAN KHAWATIR

KANDANGAN - Hujan yang turun sepanjang hari dengan hembusan angin yang cukup kencang, bukan hanya membuat khawatir para petani dan masyarakat yang tinggal di daerah perairan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). Tetapi, oleh sejumlah pelajar yang menggunakan transportasi air juga merasakan hal yang sama.

Pasalnya, hujan yang deras tersebut, tidak hanya mendatangkan angin yang kencang. Tetapi kerap membuat kapal dan kelotok yang mereka tumpangi oleng ke kiri dan ke kanan. Celakanya hujan yang turun tersebut ketap tembus ke dalam kelotok dan kapal yang digunakan. Sehingga, ketika sampai di sekolah, banyak celana, rok dan baju pelajar basah.

Pajar, salah seorang siswa SMP Negeri 2 Daha Selatan yang ditemui Radar Banjarmasin mengatakan, jika pagi hari hujan turun dengan lebatnya, maka ke sekolah dipastikan akan basah. Untuk mensiasatinya, baju yang dibawa dua lembar. Sedangkan seragam yang akan digunakan, terlebih dahulu diletakkan di dalam plastik dan ditaruh di dalam tas.

Setibanya di sekolah, seragam yang disimpan baru bisa dipergunakan, tapi sayangnya baju tersebut menjadi lusuh karena harus bersatu dengan buku di dalam tas. Permasalahan yang sama juga dialami oleh siswa lainnya yang ada di desa dan kecamatan seperti Daha Selatan, Utara dan Barat. Sebab, transportasi yang digunakan adalah kelotok yang memiliki kapasitas kecil.

Pajar juga mengatakan, kelotok yang kerap menjemput para siswa selain kecil juga penuh dengan penumpang. Akibatnya, kapal kelotok tersebut menjadi oleng dan rawan tenggelam. Untungnya selama ini, kapal tersebut tidak pernah tenggelam dan para siswa yang naik rata-rata bisa berenang. Saat ini katanya yang dikhawatirkan adalah buku dan baju yang digunakan bisa basah. Jika itu terjadi, maka situasi untuk belajar tentunya tidak menguntungkan.

Pernyataan senada juga disampaikan oleh Nurul siswa SMA Bajayau. Menurutnya jika hujan lebat turun maka kekhawatiran selalu menghantui. Sebab, seragam dan baju yang digunakan basah. Selain itu perahu yang digunakan untuk pergi ke sekolah juga akan terisi air hujan yang lebat, karena perahu yang digunakan tidak memiliki tutup.

" Hujan yang lebat membuat para siswa khawatir, apalagi yang menggunakan perahu untuk pergi ke sekolah," ujar remaja yang duduk di kelas dua SMA ini. Sementara dari pantauan Radar Banjarmasin di lapangan, kapal atau kelotok yang digunakan para pelajar untuk pergi ke sekolah. Benar-benar penuh dengan risiko yang cukup besar, sebab selain diisi dengan banyak penumpang, saat tidak turun hujan, atap kelotok kerap dijadikan tempat nongkrong para pelajar tersebut untuk pergi ke sekolah. Apabila hujan turun, maka tempat lambung kelotok akan penuh dengan para penumpang. (rif/abj)

read more...

PENGURUKAN PUSAT PERKANTORAN PEMERINTAHAN HSS SUDAH DIMULAI

KANDANGAN -  Rencana Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) Dr H Muhammad Safi'i, memindahkan pusat pemerintahan (perkantoran) dari Jalan Jenderal Sudirman ke Jalan Hasan Basry di Desa Hamalau Kecamatan Sungai Raya, perlahan-lahan mulai terealisasi. Buktinya, puluhan hektare lahan milik warga yang ada di desa sudah dibebaskan dengan harga yang sesuai. Bahkan, lahan yang sudah terbebas tersebut, saat ini sudah diuruk dengan menggunakan tanah gunung hingga rata dengan permukaan jalan raya.

Bupati mengatakan, jika pembangunan perkantoran yang baru  dapat dilakukan sesuai rencana, maka, kedepannya pusat perkantoran pemerintahan akan lebih representatif dengan desain yang cukup bagus. Apalagi, jika rencana Ruang Terbuka Hijau (RTH) dapat dibangun di sekitar pusat perkantoran yang baru, maka akan semakin menambah keindahan kantor yang baru.

"Mudahan apa yang saya rencanakan dapat segera terealisasi, sehingga, pemerintahan yang akan datang bisa memiliki kantor yang baru," ujar Safi'i kepada Radar Banjarmasin. Selain baru, bangunan yang akan ditempati nantinya juga memiliki halaman yang cukup luas. Sehingga, kantor pemerintahan memiliki ruangan untuk parkir mobil dan halaman tempat upacara.

Dalam perencanaan, bukan hanya sekretariat daerah yang dipindahkan, tetapi beberapa kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang saat ini terpencar juga akan disatukan. Sehingga, upaya memberikan pelayanan dalam satu lokasi dapat semakin terealisasi.

"Kedepannya, upaya-upaya pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat akan semakin dimaksimalkan. Apalagi dengan adanya kompleks perkantoran yang baru, semuanya akan lebih mudah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujar orang nomor satu di jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten HSS ini.

Dosen Fisip Unlam Banjarmasin ini juga mengatakan, sebagai langkah persiapan memberikan pelayanan yang lebih optimal, saat ini semua aparatur pemerintahan yang ada di lingkup pemerintahan, sudah diminta untuk memaksimalkan kerja secara profesional. Bahkan, dalam memberikan pelayanan, aparatur pemerintah juga menekankan pada aksi biru.

Dalam aksi biru ini, para aparatur yang memberikan pelayanan kepada masyarakat terlebih dahulu, memberikan yang terbaik, selanjutnya baru mencari administrasi yang dibutuhkan. Dengan aksi biru ini, maka pelaksanaan pemerintahan dapat berjalan dengan baik. Selain itu, sistem pemerintahan juga akan mendapatkan sorotan yang baik dari masyarakat.

" Seiring dengan pemberian pelayanan yang baik kepada masyarakat, maka pembangunan kantor yang baru nantinya juga akan semakin baik. Artinya, pelayanan yang baik tersebut akan berkorelasi dengan bangunan yang baru," ujar H Muhammad Safi'i lagi kepada Radar Banjarmasin. Ditempat terpisah, Sekretaris Daerah Drs Achmad Fikry yang dihubungi Radar Banjarmasin mengatakan, pelaksanaan pembebasan lahan sudah dilakukan dengan baik. Bahkan sekarang ini pemerintah daerah katanya sudah mulai melakukan pengurukan terhadap lahan yang akan dijadikan lokasi perkantoran.

Administrator Pemerintah Kabupaten HSS ini juga mengatakan, pembangunan komplek perkantoran yang diinginkan bupati di Desa Hamalau untuk memberikan suasana baru bagi sistem pemerintahan yang ada di HSS. Selain itu, bangunan perkantoran baru tersebut, juga untuk menyatukan aparatur dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. (rif/abj)

read more...

Selasa, 13 November 2012

14 Nov 2012 BAB Sembarangan, Tantangan Pembangunan Dinkes Galakkan Program Pamsimas

KANDANGAN – Kebiasaan, budaya serta perilaku penduduk yang Buang Air Besar (BAB) di sembarang tempat masih menjadi tantangan pembangunan sanitasi di Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Selain itu, air sungai masih digunakan untuk mencuci, mandi dan kebutuhan vital lainnya.

Kondisi ini ditegaskan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), H Mursidi SKM yang ditemui Radar Banjarmasin Selasa (13/11) sekira pukul 10.00 Wita kemarin. “Celakanya, masalah tersebut diperburuk dengan sanitasi yang ada. Hal tersebut, merupakan salah satu penyebab kematian anak di bawah usia 3 tahun yang disebabkan oleh diare,” ucapnya.

Menurut Mursidi, sesuai dengan komitmen global pada goal ke 7 target 10 Water Supply And Sanitation- Millenium Developmen Goal (WSS-MDGs), yaitu menurunkan jumlah penduduk yang belum mempunyai akses air minum dan sanitasi dasar, sebesar 50 persen pada tahun 2015.

Seiring dengan beratnya tantangan yang dihadapi oleh pemerintah daerah,  Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Bidang Penyehatan Lingkungan juga menurunkan program untuk menarget Stop 100 persen Buang Air Besar (BAB) sembarangan. Dikatakan Mursidi, tantangan yang paling berat bagi Pemerintah Kabupaten HSS, adalah hingga saat ini cakupan air minum (bersih) yang ada di HSS hanya 46,99 persen.

Dengan akses sanitasi yang memadai baru mencapai 38,75 persen. Tantangan tersebut  diperparah dengan kondisi wilayah yang dimiliki, yakni adanya rawa, pegunungan dan daratan. Saat ini, usaha yang diluncurkan pemerintah adalah dengan meluncurkan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). Target pertama yang dilakukan, adalah di wilayah rawa. Penyelesaian target tersebut tidaklah mudah karena sasaran sukar dijangkau.

“Program Pamsimas, merupakan salah satu program dan aksi nyata pemerintah dengan dukungan Bank Dunia untuk meningkatkan penyediaan air minum, sanitasi dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ujarnya. Mantan Kepala UPT Jamkesda Kabupaten HSS ini mengatakan, bahwa program Pamsimas yang dikeluarkan oleh pemerintah  adalah untuk menurunkan angka penyakit diare dan penyakit lainnya yang ditularkan melalui air dan lingkungan.

Dalam pelaksanaanya, program Pamsimas memiliki lima tujuan, pertama adalah melakukan pemberdayaan  masyarakat dan pengembangan kelembagaan  lokal. Kedua peningkatan kesehatan dan perilaku hidup bersih dan sehat serta memiliki pelayanan sanitasi. Selanjutnya yang ketiga, adalah upaya penyediaan sarana air minum dan sanitasi umum.

Sedangkan yang keempat, adanya stimulan pengembangan dan manajemen proyek serta adanya dukungan pelaksanaan dalam rangka membantu masyarakat untuk mendapatkan air bersih. Berangkat dari diluncurkannya program Pamsimas, Dinas Kesehatan mempunyai tugas dan fungsi untuk melakukan pembinaan teknis, terhadap program pengawasan kualitas air dan lingkungan serta promosi pola hidup bersih dan sehat. (rif/abj)

read more...

14 Nov 2012 Dinas Pertanian Gelar Semai Perdana

KANDANGAN - Menjelang tibanya hujan, saat ini Dinas Pertanian bekerja sama dengan kelompok tani akan menggelar persiapan semai benih Gogo di Desa Kuangan Kecamatan Padang Batung. Hal itu disampaikan Pelaksana Teknis (Plt) Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Ir Saifullah melalui Kepala Bidang (Kabid) Sarana Mus Ikhsan Rizal, yang didampingi Kabid Tanaman Pangan Lutfiana ketika ditemui Radar Banjarmasin kemarin.

Dijelaskannya, penyemaian  ini untuk mempersiapkan ketahanan pangan, seperti yang dianjurkan oleh pemerintah. Mus Ikhsan mengatakan, dalam persiapan semai ini lahan yang akan ditanami seluas 20 hektare. Sebagai langkah awal,  terlebih dahulu dilakukan pembersihan lahan. Selanjutnya, dilakukan penyemaian benih. Semai pertama, pihaknya akan menghadirkan Bupati HSS Dr H Muhammad Safi’i.

Dalam keterangannya, Ikhsan juga mengatakan bahwa persiapan semai, dilakukan dengan pengolahan lahan yang akan ditanami. Sehingga, upaya untuk mempercepat tanam semakin lebih baik dan maksimal. “Benih- benih yang sudah disemai, akan dipupuk dengan menggunakan Pupuk Hayati Bio Fertilizer,” ujar Ikhsan Kepada Radar Banjarmasin.

Penggunaan pupuk sendiri akan dilakukan sebanyak 15 hingga 30 Kilogram dalam satu hektare. Dengan menggunakan pupuk secara teratur dan sesuai dengan anjuran tersebut, maka hasil tanam padi akan lebih maksimal. Ketika ditanya, kapan pelaksanaan semai perdana digelar, Iksan mengatakan bahwa, semai perdana yang dilakukan oleh bupati akan dilakukan pada tanggal 20 Nopember mendatang.

Sebelum semai perdana dilakukan, pihak pertanian juga telah melakukan rapat bulanan dengan Unit Pelayanan Jasa (Upja) yang menggunakan Alat Mesin Pertanian (Alsintan). Penggunaan Alsintan ini, diharapkan dapat meningkatkan kemampuan para petani, khususnya kelompok tani dalam rangka meningkatkan pelaksanaan pembangunan di bidang pertanian.

Di tempat yang sama, Kabid Tanaman Pangan Lutfiana mengatakan, bahwa upaya-upaya yang dilakukan pemerintah daerah dalam meningkatkan pertanian, sudah dilakukan secara optimal. Sehingga hasil yang akan di dapat  dapat lebih oftimal pula.

Dalam pelaksanaan semai perdana, pihak Dinas Pertanian dibantu oleh pihak Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPTT) yang menggunakan padi non hebrida, Bantuan Langsung Benih Unggul (BLBU) “Karena benih unggul, maka dapat dikatakan bahwa padi ini memiliki ketahanan terhadap hama dan memiliki kualitas yang baik,” ujar Lutfiana.

Lutfiana juga mengatakan, jika di daerah pegunungan seperti di Desa Kuangan melakukan semai, maka di wilayah lebak seperti di Nagara saat ini sedang mempersiapkan tanam surung. Dimana luasan yang dimiliki untuk Kecamatan Daha Utara, sebanyak 3.582 Hektare. Sedangkan Kecamatan Daha Selatan sebanyak 2.810 Hektare, demikian pula untuk Kecamatan Daha Barat sebanyak 2.580 Hektare. (rif/abj)

read more...

Senin, 12 November 2012

Kodim Peringati Hari Pahlawan

KANDANGAN - Dengan mengambil tema “Semangat Kepahlawanan untuk Indonesia Sejahtera”, Kodim 1003 Kandangan Sabtu (10/11) pukul 07.00 melaksanakan upacara  untuk memperingati hari Pahlawan 10 November di Halaman Makodim 1003 Kandangan. Sebagai Irnspektur Upacara adalah, Dandim Letkol Kav Tri Handaka, yang dihadiri oleh Kasdim 1003/Kdg Mayor Arm Yono Rosiadi.

Turut hadir dalam upacara tersebut para Staf Kodim, seluruh Danramil dan jajaran Kodim. Selain itu, terlihat hadir Komandan Kompi Senapan C Batalion 621 Lettu Inf Koko Handoko serta seluruh anggota TNI dan PNS Kodim. Upacara yang dilaksanakan ini juga melibatkan dua Satuan Setingkat Peleton  (SST) dari Kipan C Yonif 621/Mtg.

Tri Handaka yang membacakan sambutan tertulis Mentri Sosial Republik Indonesia mengatakan, dengan memperingati Hari Pahlawan, secara tidak langsung menjadi salah satu bentuk penghargaan atas jasa dan pengorbanan para pahlawan dan pejuang yang telah pergi lebih dahulu.

“Sebagaimana yang telah diungkapkan, Ir Bung Karno, hanya Bangsa yang menghargai jasa pahlawannya, dapat menjadi bangsa yang besar,” ucapnya. Oleh sebab itu, peringatan Hari Pahlawan Tahun 2012 yang diperingati kali ini, mengambil tema. Semangat Kepahlawanan Untuk Indonesia Sejahtera.

Keesokan harinya, Senin (11/11) sekira pukul 08.00,  giliran Pemerintah Daerah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) bersama seluruh karyawan menggelar upacara peringatan 10 November di Halaman Kantor Bupati HSS. Peringatan yang dilaksanakan pemerintah daerah ini.

Dipimpin oleh Wakil Bupati Ardiansyah S Hut didampingi oleh Sekda Drs Achmad Fikry dan seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Upacara yang dilaksanakan tersebut, berjalan dengan tertib dan dilaksanakan bersamaan dengan Apel Linmas. Dalam amanatnya Ardiansyah juga membacakan sambutan tertulis Menteri Sosial Republik Indonesia. (rif/abj)

read more...

Anggota DPR RI Diminta "Teriak"

BANJARMASIN - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI yang berasal dari Kalsel dan dipilih oleh masyarakat Kalsel diminta “teriak”. Mereka diminta lebih lantang dan sering menyuarakan serta memperjuangkan masalah listrik di Kalsel kepada pemerintah pusat. Selama ini suara dari para “senator” tersebut dianggap kurang “nyaring.”

Pengamat politik dari FISIP Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Uhaib As’ad mengatakan, masalah listrik seharusnya lebih nyaring disuarakan oleh perwakilan Kalsel di DPD RI sana. Apalagi di Kalsel ada beberapa orang yang duduk di DPD RI. “Harus lebih nyaring bersuara. Bicara dong dan perjuangkan soal kelistrikan ini ke pemerintah pusat sana, jangan cuma di daerah saja,” cetus Uhaib kepada Radar Banjarmasin baru-baru tadi.

Menurutnya, DPD RI harus bisa memaksimalkan tugasnya, yaitu sebagai penghubung antara daerah dengan pemerintah pusat. Anggota DPD RI asal Kalsel, lanjutnya, harus memperjuangkan hak-hak konstitusional daerah. “Meskipun nantinya akan berhadapan dengan banyak kepentingan di DPR RI, anggota DPD RI asal Kalsel harus lebih vokal dalam menyuarakan kepentingan daerahnya,” katanya.

Kalau memang tak ada manfaatnya, lanjutnya, sebaiknya DPD RI dibubarkan saja, mengingat peran sebagai pengubung antara daerah dan pemerintah kurang terasa. “Memang harus diakui mereka kurang mampu berbuat banyak ketika dihadapkan dengan DPR RI dalam memperjuangkan hak-hak konstitusional daerah,” timpalnya.

Sistem dua kamar (bicameral) adalah praktik pemerintahan yang banyak digunakan di dunia. Indonesia sampai saat ini masih memakai sistem bicameral, yang terdiri dari DPR dan DPD. Sayangnya, ujar Uhaib, dalam praktiknya, malah tak maksimal. Kewenangan DPD yang dibatasi seolah-olah hanya dijadikan “penasihat” bagi DPR RI.

“Minimal lebih banyak ngomong soal listrik di Kalsel dan beberapa masalah lain yang cukup penting untuk kemajuan daerah. Mereka kan dibayar dengan menggunakan uang rakyat dan dipilih oleh rakyat Kalsel, jadi harus maksimal. Mesti lebih lantang lagi bersuara,” tambahnya. DPD sendiri hadir dengan semangat awal menjadi lembaga yang dapat mewakili kepentingan-kepentingan daerah, serta untuk menjaga keseimbangan antardaerah dan antara pusat dengan daerah  secara adil dan serasi. (sip)

read more...

Kalsel raih kiHajar Award

JAKARTA - Gubernur Kalsel Rudy Ariffin mewakili Pemprov Kalsel menerima Anugerah KiHajar 2012 untuk Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan. Kalsel dinilai berhasil dalam memajukan dan  menggunakan TIK dalam pendidikan di sekolah. Tak hanya Kalsel, ada enam gubernur dan delapan walikota serta bupati yang menerima penghargaan yang sama.

Selain penghargaan KiHajar Award 2012 kepada pemerintah daerah, juga ada penyerahan kepada pemenang lomba tulis dan lomba media pembelajaran. Penyerahan award ini sendiri diberikan oleh Wakil Menteri Pendidikan Musliar Kasim di Plaza Insan Berprestasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jumat (9/11) malam.

Rudy menjelaskan, Anugerah KiHajar ini adalah penghargaan tertinggi dalam pendayagunaan TIK dalam dunia pendidikan di Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa Kalsel sudah sukses dalam pengelolaan TIK, terutama dalam hal pengembangan sarana dan prasarana. “Alhamdulillah, ini berarti pengembangan TIK untuk pendidikan di Kalsel sudah sangat bagus. Sehingga mendapat apresiasi dari pemerintah pusat melalui Anugerah KiHajar ini,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kalsel Ngadimun mengungkapkan, penghargaan tersebut membuktikan bahwa Kalsel dianggap mampu mengembangkan TIK di seluruh sekolah di Kalsel. Pengembangan dilakukan dengan mendukung sekolah berupa sarana dan prasarana iptek seperti komputer dan alat peraga iptek lainnya.

"Penghargaan tersebut tidak lepas dari program pendidikan dan pelatihan bagi para guru di Kalsel," jelas Ngadimun. Ditambahkannya, KiHajar Award menjadi motivasi bagi Kalsel untuk mengembangkan produk inovasi buatan pelajar. Dukungan ke arah tersebut sudah diberikan salah satu perakitan komputer untuk pelajar SMK.

Kepala Pustekkom Kemendikbud Ari Santoso menjelaskan, KiHajar merupakan acara tahunan yang dimulai pada 2006 melalui kuis televisi yang diselenggarakan oleh TV Edukasi Pustekkom Kemdikbud. Kuis KiHajar digabungkan dengan penghargaan e-Learning Award yang merupakan penghargaan dalam bidang pendayagunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi instansi pemerintah maupun swasta di seluruh Indonesia.

Untuk tahun 2012 ini, lanjut Kapustekkom Ari Santoso, kuis KiHajar mengalami peningkatan cakupan daerah pelaksanaan roadshow menjadi 33 provinsi. Pelaksanaan kuis melalui TV Edukasi berlangsung dari bulan Juli sampai Agustus 2012. Roadshow dilaksanakan pada September – Oktober 2012. Akhirnya, nama Festival KiHajar mulai tahun 2012 berubah menjadi Anugerah KiHajar.

“Tahun ini, penyelenggaraan di daerah berlangsung meriah. Selain seleksi kuis KiHajar, diselenggarakan pula pameran pendidikan, seminar TIK, dan lomba media pembelajaran,” tandasnya. (mrn)

read more...

Kode Pos - Kandangan - Kalimantan Selatan ( Info Kodepos )

Kode Pos - Kandangan - Kalimantan Selatan


Street NamePostal CodeKabupaten
1Ds. Amawang Kanan Kec. Kandangan71213Kandangan
2Ds. Amawang Kiri Kec. Kandangan71213Kandangan
3Ds. Amawang Kiri Muka Kec. Kandangan71213Kandangan
4Ds. Bangkau Kec. Kandangan71217Kandangan
5Ds. Bariang Kec. Kandangan71213Kandangan
6Ds. Gambah Dalam Kec. Kandangan71215Kandangan
7Ds. Gambah Dalam Barat Kec. Kandangan71215Kandangan
8Ds. Gambah Dalam Mahulung Kec. Kandangan71215Kandangan
9Ds. Gambah Dalam Walangku Kec. Kandangan71215Kandangan
10Ds. Gambah Luar Kec. Kandangan71216Kandangan
11Ds. Gambah Luar Muka Kec. Kandangan71216Kandangan
12Ds. Gambah Selatan Kec. Kandangan71216Kandangan
13Ds. Ganda Kec. Kandangan71214Kandangan
14Ds. Jambu Hilir Baluti Kec. Kandangan71214Kandangan
15Ds. Lungau Kec. Kandangan71213Kandangan
16Ds. Rantauan Kec. Kandangan71216Kandangan
17Ds. Simpang Empat Kec. Kandangan71217Kandangan
18Ds. Sungai Jarum Kec. Kandangan71217Kandangan
19Ds. Sungai Kupang Kec. Kandangan71217Kandangan
20Ds. Sungai Kupang Palas Kec. Kandangan71217Kandangan
21Ds. Sungai Paring Kec. Kandangan71213Kandangan
22Ds. Sungai Paring Dalam Kec. Kandangan71213Kandangan
23Ds. Tawar Kec. Kandangan71217Kandangan
24Ds. Tibung Raya Kec. Kandangan71214Kandangan
25Gg. Arsina 71213Kandangan
26Gg. Babarahmah 71211Kandangan
27Gg. Bidan 71212Kandangan
28Gg. Gembira 71214Kandangan
29Gg. Giat 71214Kandangan
30Gg. Harapan 71213Kandangan
31Gg. Keluarga 71213Kandangan
32Gg. Kutilang 71214Kandangan
33Gg. Manggis 71214Kandangan
34Gg. Mawar, Kel. Kandangan Utara71212Kandangan
35Gg. Mawar, Kel. Kandangan Kota71211Kandangan
36Gg. Mupakat 71214Kandangan
37Gg. Mupakat Pulau Negara 71211Kandangan
38Gg. Nurul Yakin 71213Kandangan
39Gg. Pantai Harapan 71212Kandangan
40Gg. Pelantingan 71211Kandangan
41Gg. Pelita 71211Kandangan
42Gg. Pemanis 71212Kandangan
43Gg. Pulau Ringgit 71211Kandangan
44Gg. Pulau Sepakat 71211Kandangan
45Gg. Rakyat Mupakat 71214Kandangan
46Gg. Ramai 71214Kandangan
47Gg. Roti 71211Kandangan
48Gg. Satu 71214Kandangan
49Gg. Sinar Harapan 71211Kandangan
50Gg. Singakarsa 71213Kandangan
51Gg. Suku Jawa Tibung 71214Kandangan
52Gg. Syahdan, Kel. Kandangan Kota71211Kandangan
53Gg. Syahdan, Kel. Kandangan Utara71212Kandangan
54Gg. Teratai 71213Kandangan
55Gg. Tiara 71211Kandangan
56Gg. Yudanegara 71211Kandangan
57Jln. Achmad Yani, Jenderal, Kel. Kandangan Kota71211Kandangan
58Jln. Achmad Yani, Jenderal, Kel. Kandangan Barat71213Kandangan
59Jln. Achmad Yani, Jenderal, Kel. Kandangan Utara71214Kandangan
60Jln. Ade Irma S. Nasution 71214Kandangan
61Jln. Al Falah 71211Kandangan
62Jln. Aluh Idut 71211Kandangan
63Jln. Anggrek 71212Kandangan
64Jln. Antalaudin 71212Kandangan
65Jln. Banyu Barau 71212Kandangan
66Jln. Batur, Panglima, Kel. Kandangan Kota71211Kandangan
67Jln. Batur, Panglima, Kel. Kandangan Utara71212Kandangan
68Jln. Budi Bakti 71213Kandangan
69Jln. Dahlia 71212Kandangan
70Jln. Djaferi Zam Zam 71213Kandangan
71Jln. Gambah Dalam 71215Kandangan
72Jln. Gambah Luar 71216Kandangan
73Jln. Ganda Baluti 71214Kandangan
74Jln. Garuda 71211Kandangan
75Jln. Getah 71213Kandangan
76Jln. Gunawan 71211Kandangan
77Jln. Hasan Baseri 71212Kandangan
78Jln. Hatarukung 71213Kandangan
79Jln. Kalibaru 71211Kandangan
80Jln. Kamboja 71212Kandangan
81Jln. Katamso, Brigjen 71213Kandangan
82Jln. Kenanga 71212Kandangan
83Jln. Kerja Bakti 71214Kandangan
84Jln. Kesehatan 71214Kandangan
85Jln. KS. Tubun 71212Kandangan
86Jln. Loklua 71214Kandangan
87Jln. Lorong Bupati 71211Kandangan
88Jln. M. Rusli, Haji 71211Kandangan
89Jln. Mawar 71212Kandangan
90Jln. Melati 71211Kandangan
91Jln. MT. Haryono, Mayjen 71212Kandangan
92Jln. Muarabanta 71211Kandangan
93Jln. Nusa Indah 71212Kandangan
94Jln. Pahlawan 71211Kandangan
95Jln. Pangeran Antasari 71211Kandangan
96Jln. Panjaitan, Brigjen 71214Kandangan
97Jln. Parindera 71212Kandangan
98Jln. Pemuda 71211Kandangan
99Jln. Piere Tendean, Kapten 71214Kandangan
100Jln. S. Parman, Mayjen 71211Kandangan
101Jln. Sekolah Islam 71213Kandangan
102Jln. Sekolah Islam Muara Banta71212Kandangan
103Jln. Singakarsa 71213Kandangan
104Jln. Soegiono 71213Kandangan
105Jln. Soeprapto, Mayjen 71211Kandangan
106Jln. Teluk Masjid 71211Kandangan
107Jln. Tiga Desember 71213Kandangan
108Jln. Timbul Lama 71214Kandangan
109Kec. Angkinang Kab. Hulu Sungai Selatan71291Kandangan
110Kec. Daha Selatan Kab. Hulu Sungai Selatan71252Kandangan
111Kec. Daha Utara Kab. Hulu Sungai Selatan71253Kandangan
112Kec. Kelumpang Kab. Hulu Sungai Selatan71262Kandangan
113Kec. Loksado Kab. Hulu Sungai Selatan71282Kandangan
114Kec. Padang Batung Kab. Hulu Sungai Selatan71281Kandangan
115Kec. Simpur Kab. Hulu Sungai Selatan71261Kandangan
116Kec. Sungai Raya Kab. Hulu Sungai Selatan71271Kandangan
117Kec. Telagalangsat Kab. Hulu Sungai Selatan71292Kandangan
118Kel. Jambu Hilir Kec. Kandangan71214Kandangan
119Kel. Kandangan Barat Kec. Kandangan71213Kandangan
120Kel. Kandangan Kota Kec. Kandangan71211Kandangan
121Kel. Kandangan Utara Kec. Kandangan71212Kandangan
122Km. ABRI Amawang Kanan 71213Kandangan
123Km. ABRI Antalaudin 71212Kandangan
124Km. ABRI KS. Tubun 71212Kandangan
125Km. ABRI TPA 71212Kandangan
126Km. Polri Getah 71213Kandangan
127Km. Rindang Banua
read more...

Air Sungai Loksado Mulai Meninggi

KANDANGAN - Sudah satu minggu ini, hujan turun dengan sangat deras. Akibatnya, debit Air Sungai Loksado mulai meninggi. Para petani yang ada di daerah pegunungan, mulai melakukan aktivitas penanaman bibit padi dan tanaman lainnya. Sementara, aktivitas masyarakat yang menggunakan air juga sudah mulai terlihat.
Seiring dengan adanya peningkatan air sungai, masyarakat yang membawa bambu dari arah pegunungan ke bawah juga mulai terlihat. Tidak itu saja, kegiatan lainnya juga terlihat seperti mengangkut pasir dan batu kali yang ada di dalam sungai. Dari keterangan Amat warga Tanuhi yang ditemui Radar Banjarmasin di lapangan mengatakan, datangnya hujan yang cukup lebat, membuat masyarakat di pegunungan mulai melakukan aktivitas penanaman.
Tidak hanya itu, aktivitas para pencari bambu juga semakin tinggi. Selanjutnya, bambu-bambu tersebut dijual ke Banjarmasin dan sekitarnya. Dengan meningkatnya debit Air Sungai Amandit, maka program tahunan milik dinas pariwisata balanting paring juga dipastikan dapat berjalan dengan lancar. Sebab, air sungai yang digunakan sebagai lokasi kegiatan mulai meningkat dengan baik. (rif/abj)
read more...

Sekda Buka Outbound Eselon III dan IV

KANDANGAN - Sekretaris Daerah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) Drs Achmad Fikry, didampingi Kepala Bagian Organisasi Drs Abas MSi dan beberapa kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) daerah Jumat (9/11) sekira pukul 16.00 membuka Outbound pejabat eselon III dan IV lingkup pemerintah kabupaten, di objek Wisata Pemandian Air Panas Tanuhi Kecamatan Loksado.
Kegiatan outbound yang dilaksanakan pemerintah daerah ini bekerja sama dengan Merah Putih Adventures dan Kodim 1003 Kandangan. Kegiatan sendiri dilaksanakan selama tiga hari, dari Jumat (9/11) hingga Minggu (11/11). Materi Outbound yang diberikan, adalah Pendahuluan Bela Negara (PBN), Peraturan Baris-Berbaris (PBB) dan Teknis Upacara Sipil (TUS) yang dipegang oleh Kodim 1003 Kandangan.
Sedangkan permainan yang diberikan, Ice Breaking, Magic Carpet, Tenis Gila, Pipa Bocor, Isi Jeriken Crop Circle, Magic Rope, Transfer Golf, Perang Air dan Transfer Golf serta Transfer Tepung, serta berbagai macam game lainnya. Ketua panitia pelaksana, Drs Abas MSi dalam laporannya mengatakan, outbound yang diikuti oleh para pejabat eselon III dan IV adalah, bagian dari program kerja pemerintah daerah dalam membangun kebersamaan di kalangan PNS lingkup pemerintah kabupaten.
Berangkat dari program inilah, maka kegiatan yang dilaksanakan ini, diikuti oleh para pejabat yang ditunjuk untuk mengikuti outbound. Abas juga mengatakan, adanya program baru yang ditawarkan dalam kegiatan outbound, cukup menarik sehingga kegiatan yang dilaksanakan berjalan dengan lancar dan cukup optimal. Apalagi para peserta yang mengikuti, masih banyak yang berusia muda dan sangat agresif.
"Mudahan kegiatan ini dapat membangun kebersamaan antar para pejabat," ujar Abas kepada Radar Banjarmasin. Mantan Camat Daha Selatan ini juga mengharapkan, kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari, diharapkan benar-benar dapat membangun kekompakan dan kebersamaan antar pejabat yang ada di lingkup pemerintah.
Di tempat yang sama, Achmad Fikry dalam sambutannya mengatakan, kegiatan outbound dapat meningkatkan semangat kerja di kalangan PNS. Oleh sebab itu, hendaknya sebelum mengikuti kegiatan, harus menurunkan ego yang dimiliki dan membuka diri untuk berbagai kegiatan yang diberikan. Dengan kata lain, peserta yang mengikuti Outbound harus mengikuti secara keseluruhan materi yang diberikan provider.
Fikry mengatakan, jika peserta tidak membuka diri dan melibatkan diri dalam semua kegiatan yang dilaksanakan, maka selama apapun outbound yang diikuti tentunya tidak akan membuahkan hasil yang maksimal, bahkan hanya menyisakan kelelahan pada diri. " Semua peserta saya harapkan dapat membuka diri dan mengikuti kegiatan Outbound yang dilaksanakan," ujar Achmad Fikry.
Fikry yang mewakili Bupati HSS Dr H Muhammad Safi'i ini juga mengatakan, bahwa kegiatan outbound yang selama ini diikuti, benar-benar dapat menjadi penyegar dalam pelaksanaan kerja sehari-hari. Oleh sebab itu dalam kesempatan ini, hendaknya peserta yang dipanggil harus lebih konsentrasi. (rif/abj)
read more...

Caraka Malam Bikin Panik

KEGIATAN outbound yang dilaksanakan pemerintah daerah di objek wisata pemandian air panas, cukup mengasikan. Pasalnya, oleh panitia kegiatan, peserta outbound dilibatkan dalam caraka malam yang diasuh langsung oleh unit Intel Kodim 1003 Kandangan. Dalam permainan tersebut, peserta dibariskan di pos pertama, selanjutnya mendapatkan briefing dari panitia.
Setelah itu, peserta dilepas satu-satu dengan dibekali pesan yang harus diingat terlebih dahulu. Dimana pesan yang diterima harus disampaikan ke pos terakhir. Namun, dalam perjalanan sejauh 700 meter, ada beberapa pos panitia yang juga dibangun. Pos-pos tersebut, sebagai pengganggu konsentrasi agar pesan yang disampaikan tidak sampai ke pos terakhir dan bocor.
Selain ada pos bayangan pengganggu, panitia juga memberikan kejutan-kejutan di jalan. Sehingga kegiatan caraka malam yang diikuti 75 peserta sangat berkesan. Komandan Kodim 1003 Kandangan, Letkol Kav Tri Handaka melalui Perwira Seksi Intel (Pasintel) Kapten Sumaji yang dihubungi Radar Banjarmasin mengatakan, kegiatan caraka malam, adalah sebuah kegiatan yang kerap dilaksanakan dalam pembinaan anggota TNI yang baru.
Dalam kegiatan tersebut, berbagai kegiatan dilaksanakan. Dengan mengadopsi kegiatan tersebut, maka kegiatan caraka malam dilaksanakan dalam setiap kegiatan malam. Caraka malam, lebih dikenal dengan sebutan jurit malam bagi aktivitas masyarakat luas. Kegiatan Caraka malam, juga mengandung pesan agar para peserta yang terlibat dalam kegiatan, dapat mengatasi rasa takut dan konsentrasi terhadap pesan yang disampaikan. Sehingga hasil yang ingin dicapai dapat semakin maksimal.
Pria yang memiliki tiga balok dipundaknya ini juga mengatakan, jika kegiatan caraka malam dapat dikemas dengan baik dan penuh dengan berbagai kegiatan menarik, maka, hasilnya sangat luar biasa dan sangat baik untuk pelajaran bagi orang dewasa. "Semua kegiatan yang dimiliki, harus dikemas dengan berbagai permainan, tentunya akan menjadi bagus dan menarik," pungkasnya. (rif/abj)
read more...

Jumat, 09 November 2012

Pulau Larilarian Secara Geospasial Masuk Wilayah Kalsel

1350158-pulau-lari-larian-620X310.jpgBerbicara fakta atau data teknis, keberadaan Pulau Larilarian atau Lereklerekan yang akhir-akhir ini ramai diperebutkan oleh Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Sulawesi Barat (Sulbar) berada di wilayah Kalsel.

"Dari dokumen kami, Larilarian secara geografis masuknya di Kalsel," ujar Kepala Badan Informasi Geospasial Asep Karsidi di sela-sela Workshop Informasi Geospasial Mendukung Pelaksanaan Program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia di Banjarmasin, Kalsel, Jumat (9/11/2012).
Menurut Asep, sebuah keputusan nasional yang ada implikasi hukum harus melihat fakta. Dan fakta teknis menyangkut aspek keruangan, letak, dan lokasi suatu obyek atau kejadian yang dinyatakan dalam koordinat tertentu ada di pihaknya.
Sebelumnya, kasus ini mengemuka saat Menteri Dalam Negeri mengeluarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 43 Tahun 2011 yang memasukkan Pulau Larilarian ke dalam wilayah Sulbar. Peraturan itu disahkan akhir September 2011.
Kalsel mengakui pulau seluas sekitar 4 hektar yang kaya minyak itu sejak dulu merupakan wilayahnya. Hal itu didukung oleh berbagai dokumen.
Karena itu Kalsel kemudian mengajukan gugatan judicial review ke Mahkamah Agung (MA). MA kemudian memenangkan gugatan tersebut pada bulan Mei lalu.
read more...

HSS Siap Luncurkan Program Paten


KANDANGAN - Pada saat rapat kordinasi yang dilaksanakan di Gedung Kesenian Dinas Pendidikan Kabupaten. Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) Dr H Muhammad Safi’i yang didampingi oleh Sekretaris Daerah Drs Achmad Fikry, mendapatkan laporan dari beberapa kepala SKPD.
Salah satu laporan yang diterima, adalah hasil dari kunjungan kerja SKPD ke Kota Bandung Provinsi Jawa Barat, bersama anggota DPRD beberapa waktu yang lalu. Laporan yang diterima, adalah terkait dengan adanya pelayanan di kecamatan pada program  Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) dan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Perkoperasian.
Pelayanan yang ada di kecamatan, menurut bupati perlu ditingkatkan. Seperti memberdayakan sumberdaya manusia yang ada, demi melayani masyarakat secara tanggap terampil dan cekatan. Terkait dengan adanya hasil kunjungan kerja tersebut, maka pemerintah daerah akan berupaya mengadopsi  hasil-hasil yang didapat di Kota Bandung.
Salah satunya, adalah dengan meluncurkan Program (Paten). Peluncuran yang akan dilaksanakan ini, bertepatan pada saat peringatan Hari Jadi Kabupaten HSS yang ke 62. Hal tersebut katanya, sangat penting. Mengingat komitmen pemerintah daerah yang ingin meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Berangkat dari keinginan diluncurkannya program tersebut, bupati meminta pihak terkait untuk mengkaji, kecamatan mana yang bisa diprioritaskan. Sehingga, dalam meluncurkan program Paten di ke kecamatan, dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat secara terpadu.
“Tolong kaji dan teliti, kecamatan mana yang akan kita prioritaskan untuk menerima program Paten,” ujar Dr H Muhammad Safi’i kepada peserta Rakor. Menurut bupati, dengan diluncurkannya program tersebut, maka kedepannya akan ada kecamatan di HSS yang memiliki pelayanan terpadu, dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam menentukan program tersebut, hendaknya petugas harus memperhatikan jarak dan jumlah serta kebutuhan penduduk di kecamatan. Sehingga, hasil akhir dari peluncuran program tersebut dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat luas yang ada di kecamatan.
Di tempat yang sama Drs H Achmad Fikry mengatakan, berbagai langkah sedang dipersiapkan untuk meluncurkan program yang baru tersebut. Untuk menindaklanjutinya pihak Tata Pemerintahan (Tapem) akan melakukan dan memilih kecamatan mana yang akan dijadikan sasaran program. Terkait dengan kesiapan hari jadi, pihaknya sudah mempersiapkan segala sesuatunya, sehingga pada saat pelaksanaan nanti.
Hasilnya akan lebih optimal dan semuanya, akan dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan apa yang diinginkan oleh pimpinan. “Semua persiapan yang akan dilaksanakan pada hari jadi, akan kita lakukan. Sehingga hasil akhirnya dapat lebih baik,” ujar Fikry kepada Radar Banjarmasin. (rif/ram)
read more...

Bupati Pimpin Rakor Bulanan


KANDANGAN - Agar pembangunan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) semakin lancar dan dapat terkoordinasi dengan baik. Pemerintah kabupaten, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Aula Gedung Kesenian Dinas Pendidikan Kandangan. Rakor kali ini, dipimpin oleh Bupati HSS Dr H Muhammad Safi’i, didampingi Sekda Drs Achmad Fikry.
Hadir dalam Rakor tersebut, Asisten Administarsi Pemerintahan dan Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) beserta staf yang ada di lingkup pemerintahan. Rakor yang dilaksanakan pada hari Rabu (7/11) ini, dimulai sejak pukul 09.00 Wita.
Rakor dimulai dengan mendengarkan laporan dari Komisi Independen Pemantau Pelayanan Pembangunan (KIP3), yang dibacakan oleh Kepala Inspektur Drs Zulkipli. Dalam laporan tertulis KIP3, diketahui banyak jalan-jalan yang rusak dan jembatan tani yang sudah tidak dapat dipergunakan.
Bahkan, saat ini sangat perlu adanya perbaikan. Sebab, jika adanya peningkatan kerusakan pada jalan dan jembatan. Maka dapat dipastikan akan menghambat kelancaran perekonomian masyarakat yang ada di desa. Selain itu, dalam laporan KIP 3 juga terungkap adanya sebuah Puskesmas yang tidak memberikan pelayanan dengan baik, kepada masyarakat. Sehingga, terjadi gesekan dan ketidakpuasan di tengah-tengah masyarakat atas kinerja petugas Puskesmas tersebut.
Mendapatkan laporan tersebut, bupati meminta agar Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, untuk segera menindaklanjuti masalah-masalah tersebut. Sehingga, masalah masyarakat dalam upaya membangun perekonomian tidak terhambat. “Semua laporan KIP 3 yang disampaikan melalui inspektorat agar segera ditindak lanjuti,” ujar bupati dihadapan peserta Rakor.
Menurut bupati, jika  laporan tersebut segera ditangani, maka nantinya tidak akan menjadi masalah lagi dikemudian hari. Sebab, pemerintah sudah menanggapi laporan tersebut dengan serius dan langsung melaksanakan perbaikan atas laporan-laporan yang disampaikan oleh KIP 3.
Usai mendengarkan laporan dan membahas masalah jalan dan jembatan yang rusak. Bupati bersama Sekda juga mendengarkan laporan dari masing-masing kepala SKPD, terkait dengan masalah dan usaha kerja yang sudah dilaksanakan. Dalam Rakor tersebut, orang nomor satu di jajaran pemerintah Kabupaten HSS ini juga meminta, agar pemerintah daerah dapat melakukan evaluasi terhadap program Badan Narkotika Kabupaten HSS dengan organisasi yang bersangkutan.
Pengevaluasian yang dilakukan, adalah untuk melihat sampai jauh mana kegiatan organisasi tersebut dalam melakukan upaya pencegahan terhadap penyalahgunaan Narkotika di HSS. Seiring dengan itu, pemerintah juga sudah menggelontorkan dana hibah untuk mendukung program tersebut. Namun, sampai saat ini hasilnya belum dapat terlihat dan langkah apa saja yang sudah dilaksanakan.
Celakanya penyebaran pengguna dan penyalahgunaan Narkotika di kalangan masyarakat, khususnya remaja juga semakin meningkat. Akibat masalah itu, membuat masyarakat HSS semakin resah atas penyebaran obat-obatan tersebut. “Terkait dengan adanya indikasi peningkatan penanggulangan penggunaan obat-obatan di kalangan remaja. Saya sangat berharap, agar pemerintah daerah khususnya organisasi yang menangani ini dapat lebih serius memperhatikannya,” ujar bupati.
Jika tidak mendapatkan perhatian serius dari pemerintah sejak ini, maka hasilnya akan semakin meresahkan. Berangkat dari masalah-masalah itulah, maka saat ini pemerintah harus berani mengambil langkah-langkah terbaik guna menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba. (rif/ram)
read more...

Kamis, 08 November 2012

JALAN BEBAS SAMPAH DI KANDANGAN AKAN BERTAMBAH


KANDANGAN - Komitmen Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) untuk menciptakan Kota Kandangan bersih dan hijau adalah dengan mencanangkan beberapa jalan yang ada di Kandangan sebagai jalan bebas sampah.

Salah satunya adalah Jalan Pahlawan yang  diresmikan oleh Bupati HSS Dr H Muhammad Safi'i dengan diwakili oleh Sekretaris Daerah Drs H Achmad Fikry. Peresmian Pencanangan Jalan Pahlawan, sebagai kawasan bebas sampah ini, bertepatan dengan apel  kebersihan di halaman Rumah Sakit Medical Pahlawan Senter Kandangan.

Kegiatan ini, dihadiri oleh seluruh kepala SKPD, Instansi Vertikal, Perbankan dan Masyarakat Lingkungan sekitar. Usai melakukan pencanangan, Sekda bersama para kepala SKPD melanjutkan aksi kebersihan di seluruh ruas jalan yang ada di kota Kandangan.

Dalam sambutan tertulis, Bupati HSS menegaskan tujuan akhir bukan pada perolehan Adipura, tetapi adalah untuk menciptakan kebersihan dan penyelenggaraan tata lingkungan kota yang bersih dan sehat. Sehingga, upaya-upaya untuk menjaga kebersihan dapat terus dilaksanakan.

Dalam sambutannya itu, bupati juga mengatakan untuk mewujudkan kota Kandangan yang bersih dan hijau, tentunya bukan hanya dilakukan oleh pemerintah daerah. Tetapi dilakukan juga oleh masyarakat setempat. Dengan diresmikannya kebersihan, maka secara tidak langsung akan menanamkan  kebiasaan untuk hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat.

Sehingga visi dan misi pemerintah kabupaten dapat semakin dilaksanakan secara bersamaan. Sebagaimana diketahui, sebelum dicanangkannya jalan Pahlawan sebagai kawasan bebas sampah, terlebih dahulu, Jalan Antasari yang dicanangkan sebagai kawasan bebas sampah. Sehingga, saat ini ada dua jalan di HSS sebagai jalan yang dikategorikan bebas sampah.

Kepala Dinas LH Tata Kota dan Perdesaan, Drs H Anang Syakhfiani MSi mengatakan, dengan adanya jalan yang dicanangkan sebagai kawasan bebas sampah merupakan salah satu  upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan  kebersihan dan keindahan Jalan Pahlawan.

Pencanangan ini sendiri dilakukan sebagai wujud apresiasi terhadap masyarakat lingkungan sekitar Jalan Pahlawan atas kesadaran dan partisipasi aktif selama ini dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan hijau.

"Peresmian jalan pahlawan sebagai kawasan bebas sampah. Adalah apresiasi yang diberikan pemerintah kepada masyarakat setempat," ujar Anang kepada Radar Banjarmasin. Dalam kesempatan ini, pihak Perbankan juga menyerahkan secara simbolis, bantuan pot dan tanaman hias, sebagai wujud peran serta pihak swasta dalam gerakan kebersihan dan penghijauan.

Terpisah, Johar warga Kandangan yang diminta komentarnya mengatakan, hendaknya peresmian jalan bebas sampah ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi harus dilakukan secara berkesinambungan. Sehingga Jalan-jalan yang ada di HSS benar-benar bisa terbebas dari sampah. "Semakin banyak jalan bebas sampah, maka semakin baik bagi masyarakat dan pemerintah," ujarnya. (rif/abj)

SEURCE : RADAR BANJARMASIN

read more...

Rabu, 07 November 2012

Kawan Bagadang Tewas Ditikam

ilustrasi-pembunuhan.jpgAriandi (25) warga Jl Brigjen H Hasan Basry  Kandangan dalami pengaruh mabuk alkohol kontan terpantik emosinya hanya gara-gara tersinggung ucapan kawannya. Kawan bagadangnya itu pun ditikamnya bertubi-tubi hingga sekarat sampai akhirnya tewas di rumah sakit.

Peristiwa berdarah menggegerkan itu terjadi di tepi Jl Al Falah Kandangan depan Fitnes Fame Agency, Rabu (7/11) dinihari pukul 04.00 Wita. Korban sasara

nnya, Mahli (26) warga setempat Jl Al Falah, yang saat itu mengenakan celana jeans pendek dan baju kaos oblong warna ungu bersimbah darah di TKP.

Empat mata luka tikam bersarang di tubuhnya. Terparah luka tikam di bagian dada kiri dan diduga mengenai organ jantungnya. Satu luka tikaman lagi menembus perut bagian tengah dan dua mata luka robek di pergelangan tangan kanannya. Korban juga mengalami patah gigi akibat hantaman tersangka.

Meski korban sempat dilarikan ke IGD BLUD RSU Hasan Basry Kandangan, namun karena luka yang diderita sangat parah akhirnya korban hanya bisa bertahan 1,5 jam.  Kemudian pada pukul 05.30 Wita, korban mengembuskan nafas terakhirnya. Pihak medis rumah sakit menyatakan korban sudah tidak bernyawa lagi.

Begitu kejadian tersangka Ariandi langsung kabur melarikan diri. Petugas Polsek Kandangan yang menangani kasusnya dibantu buser reskrim Polres HSS sampai berita ini diturunkan terus melakukan pengejaran tersangka.

Tersangka dan korban bersama sejumlah kawan sekampungnya sebelumnya  tengah menggelar acara bagadang ronda kampung sekaligus rebus jagung dan kacang. Namun sebelumnya tersangka sudah dalam pengaruh mabuk alkohol.

Saat lagi nongkrong santai, mendadak papan triplek jatuh mengenai beberapa kawan yang lagi terlelap. Korban yang dalam posisi duduk pun spontan meminta supaya tersangka membetulkan papan triplek yang jatuh tersebut kembali ke posisi semula.

“Masalah sebelumnya ada papan triplek jatuh. Karena Mahli duduk agak jauh, ia meminta supaya Ariandi mengembalikan posisi papan triplek ke tempat semula. Tapi Ariandi entah kenapa malah tersinggung dengan ucapan Mahli.  Ariandi langsung bergerak menghajar dan menikamnya,” beber Ikhsan dan Bartini, warga setempat saksi kejadian memberikan keterangan kepada penyidik.

Dalam posisi duduk, korban dihajar. Tersangka langsung mencabut sajam dan menyerang korban berulangkali menyarangkan tikaman sajamnya mengenai dada dan perutnya dan tangan kanan.

Kapolres HSS, AKBP Yusran Cahyo melalui Kapolsek Kandangan, Iptu Faddilah, menyatakan tersangka dalam pencarian. “Tersangka dalam kondisi mabuk alkohol marah, langsung menghajar dan menikam korban hingga akhirnya tewas di rumah sakit,” jelas Iptu Faddilah.

read more...

Dana Hibah Pemkab Untuk Badan Narkoba Kabupaten Dimanfaatkan

Rapat koordinasi (Rakor) bulanan pemerintah daerah Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang melibatkan seluruh SKPD kembali digelar, Rabu (7/11).

Kali ini berlangsung di gedung kesenian Kandangan dengan Dinas Pendidikan sebagai tuan rumah. Rakor yang dipimpin langsung oleh Bupati HSS, HM Safi'i didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten HSS HA, diawali dengan mendengarkan laporan hasil rapat KIP3.

Hasil laporan KIP3 yang dibacakan Inspektur Kabupaten HSS, Zulkipli diantaranya mengangkat keluhan kerusakan fasilitas umum seperti jembatan dan jalan, serta pelayanan kesehatan yang ada di salah satu puskesmas, dan juga kesadaran akan kebersihan lingkungan khususnya di desa.

Usai mendengarkan laporan tersebut, Bupati memerintahkan agar dinas terkait dapat menindaklanjuti. Berkaitan dengan program pada Badan Narkotika Kabupaten HSS, Bupati minta untuk dievaluasi dengan pihak terkait, pasalnya pemerintah daerah Kabupaten HSS menghibahkan dana bantuan untuk program pencegahan dan juga penindakan.

Mengingat dampak penyebaran narkotika dan keresahan masyarakat akan penyalahgunaan narkoba harus menjadi perhatian bersama.

Bupati juga mendengarkan laporan dari hasil kunjungan kerja bersama dengan DPRD ke Kabupaten Bandung mengenai pelayanan di kecamatan pada program PATEN dan PNPM perkoperasian.

Pelayanan di tingkat kecamatan menurut Bupati perlu ditingkatkan dengan memberdayakan sumberdaya yang ada demi melayani masyarakat dengan tanggap.

Pasalnya, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan rencananya akan meluncurkan program PATEN (Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan) bertepatan dengan hari jadi Kabupaten yang ke 62. 
 
 Seurce : Click
read more...

Pemkab Serahkan DP4 ke KPU

KANDANGAN - Perebutan kursi nomor satu di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), tinggal beberapa bulan lagi. Segala persiapan sudah dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Demikian juga dengan tahapan-tahapan mengenai pelaksanaan kegiatan, sudah disusun dengan sempurna.
Ketua KPU Imron Rosyadi SH yang ditemui Radar Banjarmasin mengatakan, pelantikan Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) sudah dilaksanakan. Saat ini, tahapan yang dilaksanakan oleh KPU, adalah menunggu pendaftaran calon bupati dari jalur Independent.
Seiring dengan berjalannya beberapa tahapan yang dilaksanakan oleh KPU, Pemerintah Kabupaten HSS, juga menyerahkan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP 4) kepada KPU. Penyerahan itu sendiri dilakukan Selasa (6/11) sekira pukul 14.00 di Aula Ramu Pemerintah Kabupaten.
Penyerahan DP4 yang dilakukan oleh pemerintah daerah, diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Drs Achmad Fikry, yang diterima langsung oleh Ketua KPU Imron Rosyadi SH. Penyerahan DP4 yang dilakukan pemerintah, adalah untuk kelancaran tugas dan kerja KPU dalam memetakan suara sesuai dengan jumlah penduduk yang terdaftar di kabupaten.
Dari DP4 inilah, nantinya diketahui siapa yang terdaftar dan tidak sebagai pemilih di kabupaten. Penyerahan yang dilakukan oleh pemerintah ini, dilakukan sebagai lanjutan dari proses dan tahapan finalisasi penerbitan DP4, yang dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten HSS.
Penyerahan DP4 ini, juga merupakan langkah strategis dari Dukcapil dalam persiapan menyukseskan pelaksanaan pemilu kepala daerah dan wakil kepala daerah tahun 2013 dan pemilihan legislatif pada tahun 2014 mendatang.
Kepala Dinas Dukcapil Drs Kunur Tajeli dalam laporannya  mengatakan, kriteria pra DP4 pada bulan Agustus 2012 yang lalu, telah diserahkan daftar pemilih sementara. Dimana dalam daftar tersebut, telah  dipergunakan sebagai filter penentuan usia 17 tahun ke atas, pernah atau sudah menikah, bukan TNI/Polri dan tidak cacat mental atau cacat fisik.
Pada bulan agustus juga diserahkan pra DP4 kepada lurah Kepala Desa untuk validasi dan verifikasi data yang diserahkan. Selanjutnya pada bulan September, kembali dilakukan pengembalian pra DP4 dan surat pernyataan bermaterai oleh lurah/kepala desa yang dibubuhi dengan tanda tangan masing-masing ketua RT dan RW setempat yang diketahui oleh Camat.
“ Semua yang dilakukan sudah sesuai dengan standar kerja, sehingga saat ini semuanya sudah selesai,” ujar Kunur. Masih menurut Kunur, pada bulan Oktober kemarin pihaknya juga sudah melakukan pemutakhiran pra DP4 atas hasil penyerahan pra DP4 oleh kepala desa atau lurah.
Ditempat yang sama Achmad Fikry mengatakan, pelaksanaan pemilihan yang baik dalam pemilukada tentunya harus didukung dengan data kependudukan yang berkualitas.
Sehingga, pemilihan yang dilaksanakan nantinya tidak menimbulkan masalah. Menurut Fikry, pelaksanaan pemutakhiran data yang dilakukan oleh Dukcapil sudah cukup maksimal. Sehingga, peran pemerintah daerah dalam kelancaran persiapan pemilihan kepala daerah di HSS sudah cukup optimal. (rif/abj)
read more...